Semangat Berkarya dan Berdedikasi Meneruskan Mendiang Sang Drummer
Moses, sukses merilis single perdana bertajuk “Pedofolitik”. Momentum ini beriringan dengan langkah awal, menapaki industri musik tanah air. Moses mengusung sub genre funk-rock, dibalut sentuhan blues yang penuh distorsi. Sekaligus band asal Semarang ini, mendedikasikan sebagai mediator untuk menyampaikan keresahan. Terutama pada keberlangsungan sistem politik yang harus dibenahi.
“Pedofolitik” menyoroti fenomena praktik politik yang culas. Diantaranya menenggelamkan meritokrasi. Dengan membagi-bagi jabatan, yang ditautkan atas dasar gratifikasi ataupun sanak famili. Pesan implisit yang disampaikan, terutama jabatan bukan dibidik atas dasar profesionalisme. Melainkan atas relasi senioritas, dan regenerasi pun hanya dihadiahkan bagi anak-anak dari orang tua yang sedang mengemban jabatan. (red)
