Masing – Masing Nilai Pasar Perusahaan Menuyusut Sekitar 250 Miliar USD
Menginjak pekan ini, saham perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat mengalami tekanan. Saham Alphabet, induk Google dan Tesla, menjadi emiten yang paling terpukul. Nilai pasar keduanya merosot hamper 500 miliar USD, sekitar Rp 8.961 triliun. Pelemahan saham tersebut, bermuara pada berubahnya cara pandang investor terhadap permodalam kecerdasan buatan.
Kekhawatiran investor semakin memuncak, setelah Alphabet berupaya menaikkan target belanja AI tanpa batas pengeluaran untuk 2027. Tesla menjadi perusahaan yang terdampak, dibandingkan google. Meski pendapatan produsen mobi listrik itu, melampaui espektasi analisis. Namun laba bersihnya jauh dibawah perkiraan. Margin operasionalnya juga menyusut menjadi 1,4 persen. Turun dari 4,1 persen pada periode yang sama tahun 2025. (red)
