Setelah meraih kesuksesan merilis single “Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan”, pada April lalu. Pamungkas kembali memacu optimismenya, merilis karya terbaru bertajuk “Adam”. Melalui tembang ini, Pamungkas berupaya membuka tabir kerentanan manusia. Yang berkesinambungan pada keberanian yang bertanggung jawa atas moral. “Adam” juga sebagai mediasi dalam memaknai kekuatan saat bertarung dengan ego dan keterbatasan diri.
Dari segi musikalitas, Pamunkas secara optimis memproduseri tembang ini. Dalam proses aransemennya pun, Pamungkas menggandeng Dipha Barus, khusus dalam rana pemebntukan ritme bagian drum. Disatu sisi Pamungkas juga memperkuat esensi visual “Adam”. Dengan menyuguhkan naturalistik terhadap suasana yang lebih tenang dan membumi. Estetika cowboy dibalut warna netral, dipadukan dengan symbol kuda yang mengukuhkan elemen visualnya. (red)
