Quarter life crisis, fase kriris emosional yang diterpa kecemasan akut. Menjadi momen yang paling tragis, saat kehidupan harusnya berpacu pada kebebasan. Realita ini dirangkum dengan epic oleh Funmongers. Lewat EP perdana yang bertajuk “Grown up Sucks”. Mini album ini secara factual memotret dinamika kehidupan dewasa. Penuh tekanan namun tetap mencari celah kebebasan sebagai peluangnya.
“Grown up Sucks” menyajikan luma tembang yang saling berkesinambungan. Diantaranya Jiwa Merdeka, Lup, Morningiffer, Total Peanuts, Fvckscene. Kelima tembang tersebut, memuat keresahan secara komunal bagi pemuda – pemudi hari ini. Mulai dari tuntuttan realita, pencarian ati diri, hingga rasa furstasi. Dari segi muslikalitas, “Grown up Sucks” menjadi dimensi identitas musik Funmongers. Aransemen yang terdengar jujur, dibalut dengan natualistik yang sesuai dengan karakter Funmongers. (red)
