Guncangan Diakibatkan Getaran Kombinasi Sound Sytem dan Puluhan Ribu Penonton Yang Melonjak Bersama
Satu dekade berlalu, AC/DC kembali guncang Melbourne, pasca konser di benua kanguru sejak 2015. Pertunjukan ini merupakan rangkaian tur PWR UP, yang berhasil menarik penggemarnya seantero jagad raya. Hingga spektakulernya, konser ini memicu detektor gempa bumi di Mlebourne.
Kombinasi sound system berkapasitas tinggi, hingga pergerakan penonton yang melonjak – lonjak. Menghasilkan getaran tanah sebesar dua hingga lima hertz. Sebagaimana terekam oleh Pusat Penelitian Seismologi, yang berlokasi tiga kilometer dari venue konser. Fenomena ini mancatat bagaimana energi konser dapat memberikan dampak fisik nyata. Sehingga menjadi objek pembahasan di kalangan ahlo seismologi.(red)
