Skip to content
Long Live Our News
Menu
  • MUSIKPOLIS
  • HANGOVER DEMOCRACY
  • URBANPOLIS
  • INFOGRAFIS
Menu
Header image

INDIANA JONES PERNAH ULTIMATUM PRAKTIK DEFORESTASI DI INDONESIA !

Posted on November 30, 2025Desember 20, 2025 by Metamusika Newsroom

Cuaca Ekstrem Dikambing Hitamkan dan Pembenaran Rekayasa Kebijakan Ekologi

Dalam sebuah video dokumenter bertajuk “Years of Living Dangerously “, Harrison Ford terlibat didalamnya. Namun bukan mengisi peran sebagai Indiana Jones. Ford berperan sebagai pemandu, yang terlihat sangat geregetan dengan masifnya deforestasi. Di dalam helikopter yang mengudara, Ford memantau secara langsung kondisi kerusakan hutan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. Seketika dengan ekspresi kesal ia pun tidak sabar, ingin berjumpa langsung dengan Zulkifli Hasan (Menteri Kehutanan 2009 – 2014).

Dalam transisi scene perbincangan tersebut, Ford mendatangi tempat Zulkifli Hasan berkantor. Mengucapkan terimakasih atas di luangkan waktu bertemu, dilanjutkan dengan menceritakan aktivitas mengelilingi Indonesia dalam beberapa pekan. Menjadi pilihan Ford dalam membuka topik pembahasan. Penekanan pembicaraan mulai terasa, saat Ford menyinggung 80% hutan telah dieksploitasi secara komersil. Menyisakan hanya sekitar 18% kawasan yang masih terjaga dalam 15 tahun.

Ketegangan pun memuncak saat Zulkifli Hasan merespon dengan penjelasan yang dibalut tertawa kecil. Ford langsung menegur dengan nada tegas “ini tidak lucu”. Zulkifli Hasan kembali  menegaskan bahwa pemerintah sedang berupaya mencari solusi. Dalam menjaga keseimbangan, agar masyarakat yang bergantung pada hutan tidak kehilangan mata pencaharian.

Dalam cuplikan perbincangan tersebut, telah mengakomodir sebuah realita. Bahwasanya korelasi kuat antara bisnis dan politik. Memberikan dampak serius terhadap kondisi ekologi dan sosial (kesejahteraan). Refleksi bencana banjir yang melanda hampir keseluruhan pulau Sumatera pekan lalu. Bukan semata diakibatkan curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem. Melainkan kerusakan ekosistem yang berlangsung lama.

Pernyataan Ford diakhir perbincangan dengan Zulkifli Hasan, layak dijadikan sebuah refleksi. Apakah Indonesia optimistis menjaga hutan, atau bersiap mengalami kekalahan atas muslihat bisnis dan politik.

Demokrasi bukanlah alasan, dalam memutar balikkan fakta terhadap masifnya “deforestasi”.


Category: HANGOVER DEMOCRACY

Navigasi pos

← MAGISNYA PERAN AYAH DAN IBU, DALAM KORELASI TEMBANG IWAN FLAS DAN EBIET G. ADE
FLEA RILIS SINGLE SOLO, SISIPKAN PESAN SATIR POLITIK →

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • RESMI DEBUT, PUTRA CHRIS MARTIN UNJUK GIGI DI INDUSTRI MUSIK GLOBAL
  • TELAH MELANGKAH SEPARUH DEKADE, HAZAR RILIS ALBUM PERDANA
  • INDONESIA MENJADI NEGARA PERDANA BLOKIR GROK AI MILIK ELON MUSK
  • JACKASS 5 RESMI TAYANG JUNI 2026
  • BASSIS LED ZEPPELIN LELANG BARANG PRIBADINYA, TERMASUK KOLEKSI IKONIKYANG PENUH SEJARAH

Komentar

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

TEMUKAN PERSPEKTIF TERBAIKMU DI SINI !

Hanya di Musikpolis, sajian berita up to date seputar musik dan ekosistemnya | Jangan ketinggalan dapatkan informasi tentang budaya, teknologi, pendidikan, beserta perkembangan pola hidup hanya di Urabpolis | Bentuk dan tumbuhkan jiwa National Pride kalian bersama Hangover Damocaray

© 2026 Long Live Our News | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme