Bukan Hanya Melalui Jalur Laut, Konvoi Darat Juga Berlangsung dari Afrika Utara dan Asia Selatan
Kelompok aktivis kemanusiaan, Global Sumud Flotilla, secara resmi mengumumkan misi kemanusiaan terbesar dalam sejarah. Palestina menjadi tujuan misi tersebut, dengan memberangkatkan seratus kapal dan ribuan relawan. Relawan yang dijadwalkan beragkat 29 Maret 2026 tersebut, diantaranya tenaga medis, pendidik, insinyur, serta tim kontruksi dan penyidik kejahatan perang. Ini menjadi perjalanan msisi yang lebih besar, dengan pertisipasi internasional yang begitu luas.
Konvoi kemanusiaan ini, berlabh dari Barcelona. Dilanjutkan dengan singgah di Tunisia, Italia, hingga sejulah pelabuhan di Mediterania lainnya. Misi kemanusiaa ini merupakan inisiatif, sebagai perbandingan alternatif dari rencana Donald Trump, yakni Board of Peace. Sementara Global Sumud Flotilla menjalankan misi ini, atas dasar keterlibatan rakyat Palestina langsung menentukan begaimana membangun kembali tanah air mereka. (red)
