Skip to content
Long Live Our News
Menu
  • MUSIKPOLIS
  • HANGOVER DEMOCRACY
  • URBANPOLIS
  • INFOGRAFIS
Menu
Header image

DIBALIK AKSI PENOLAKAN AFILIASI FREEPORT INDONESIA, HINGGA SENTUHAN MOMEN RELIGIUS : PESTAPORA 2025 TETAP MENJAGA ESENSINYA !

Posted on September 12, 2025September 12, 2025 by Metamusika Newsroom

Dikejutkan oleh puluhan grup band dan musisi, membatalkan tampil di Pestapora 2025. Bukan karena kesalahan teknis kebutuhan performa, ataupun layanan guest star dibalik panggung yang buruk. Tetapi atas dasar kemanusiaan, menjadi alasan fundamental dibatalkannya penampilan beberapa musisi dan band. Keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai satu diantara sponsor Pestapora 2025. Membawa dampak serius, bagi manajemen event musik terbesar di Tanah Air dekade ini.

Korporasi ekstraktif terhadap ekosistem, budaya, dan sosial masyarakat Papua tersebut. Menyentil idelisme sejumlah musisi, menolak tampil pada Pestapora 2025.  Gelombang penolakan tampil, terjadi pada hari ke-2 berlangsungya event tersebut. Ada yang mengambil sikap mengundurkan diri dari line-up. Ada yang melakukan aksi di atas panggung, hanya untuk menghormati penggemarnya. Ada pula yang tetap performa, akan tetapi upahnya disumbangkan ke organisasi konservasi alam.

Dibalik banyaknya aksi penolakan tampil. Pestapora juga menyajikan momen unik terjadi pada hari pembuka.  Penonton yang hadir tidak perlu khawatir mencari Masjid untuk melaksanakaan sholat Jum’at. Pestapora memfasilitasi hal tersebut. Rohma Irama, menjadi imam sekaligus khatibnya. Ini menjadi diferensiasi value  dalam event ini. Jauh sebelum waktu menujukan memulainya sholat Jum’at. Penonton yang hadir, telah diingatkan mengambil wudhu bagi yang akan melaksanakan sholat Jum’at. Ini menjadi fenomena yang unik, pelaksanaan Sholat Jum’at di venue event. Dengan jumlah jamaah yang sangat banyak.

Namun saat berlangsungnya parade “Tembaga ikut Berpestapora” dengan mencatutkan logo PT Freeport Indonesia. Menjadi pemicu gelombang penolakan tampil oleh puluhan musisi dan grup band. Parade tersebut digelar pada hari pembuka dalam arena event. Tentunya badai kritik dan aksi kolektif yang menolak afiliasi tersebut. Membuat tim manajemen Pestapora, memutus secara langsung keterlibatan PT Freeport Indonesia. Sehingga berlangsungnya hari kedua hingga penutupan. Afiliasi PT Freeport Indonesia tidak berlaku lagi dengan Pestapora 2025. Langkah ini dinilai sangat berani, dan mendapatkan apresiasi dari para musisi yang memiliki idealisme serupa.

Category: INFOGRAFIS

Navigasi pos

← RESMI DIRILIS PROGRAM “DESA BISA EKSPOR”, PERKUAT PERAN DESA DALAM INDUSTRI GLOBAL
DISTORSI DAN ORASI, DALAM BALUTAN SIMFONI ALA TURSDUST →

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • RESMI DEBUT, PUTRA CHRIS MARTIN UNJUK GIGI DI INDUSTRI MUSIK GLOBAL
  • TELAH MELANGKAH SEPARUH DEKADE, HAZAR RILIS ALBUM PERDANA
  • INDONESIA MENJADI NEGARA PERDANA BLOKIR GROK AI MILIK ELON MUSK
  • JACKASS 5 RESMI TAYANG JUNI 2026
  • BASSIS LED ZEPPELIN LELANG BARANG PRIBADINYA, TERMASUK KOLEKSI IKONIKYANG PENUH SEJARAH

Komentar

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

TEMUKAN PERSPEKTIF TERBAIKMU DI SINI !

Hanya di Musikpolis, sajian berita up to date seputar musik dan ekosistemnya | Jangan ketinggalan dapatkan informasi tentang budaya, teknologi, pendidikan, beserta perkembangan pola hidup hanya di Urabpolis | Bentuk dan tumbuhkan jiwa National Pride kalian bersama Hangover Damocaray

© 2026 Long Live Our News | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme