Skip to content
Long Live Our News
Menu
  • MUSIKPOLIS
  • HANGOVER DEMOCRACY
  • URBANPOLIS
  • INFOGRAFIS
Menu
Header image

SIMBOLIK MENGHENTAKKAN TANGAN DI MEJA MIMBAR : EFEK SAMPING PIDATO BERAPI – API

Posted on September 28, 2025Oktober 11, 2025 by Metamusika Newsroom

PBB Terbentuk Dari Puing – Puing Peperangan, Prabowo Telah Mengingatkannya

Kurang lebihnya 19 menit, durasi Prabowo berpidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-80. Solidaritas, keadlian global, pembangunan lingkungan berkelanjutan, hingga rekonsiliasi Palestina dan Israel. Menjadi landasan nilai yang tertuang dalam pidato bertajuk “Seruan Indonesia Untuk Harapan”. Prabowo mendapat urutan ke-3. Setelah dibuka oleh Lula, presiden negeri samba. Dilanjutkan dengan Trump, presiden 45 – 47 negeri paman sam.

Dalam rana geopolitik, Prabowo sangat memahami bagaimana hubungan Lula-Trump. Dalam pidatonya, Trump sempat menyinggung BRICS. Walaupun hanya tersampaikan secara implisit. Memang Lula ingin membawa Brazil, sebagai negara Amerika Latin yang ingin lepas dari intervensi Amerika Serikat.

Saat Prabowo berpidato, ia mengembalikan esensi tujuan Siang Majelis Umum PBB. Bukan saling menyindir, bahkan memuat unsur sarkasme. Prabowo memulainya dengan penuh penghormatan, dan menekankan pentinganya persaudaraan universal. Para pemimpin yang hadir mewakili seluruh umat manusia. Tertegun menyaksikan serta menyimak setiap kata yang diucapkan Prabowo.

Dalam momen pidatonya yang berapi – api dan penuh semangat. Tangan Prabowo sempat berkali – kali terlihat menghentakkan meja mimbar. Beberapa kali juga gemuruh tepuk tangan terdengar dari petinggi dan delagasi di General Assembly Hall. Pidato Prabowo memang sangat terstruktur dan sistematis. Selain pertanyaan sikap Indonesia untuk kemerdekaan Palestina. Begitupun menjamin keselamatan serta keamanan Israel.

Seakan pidato Prabowo menghanyutkan jiwa Kebajikan para petinggi yang hadir. Bahwasannya perdamaian bukan hanya sekedar harapan. Melainkan perjuangan yang harus dijaga dari warisan pendahulu. Dari tindakan Prabowo menghentakkan tangan di meja mimbar kita belajar. Itu bukan hanya sebatas spontanitas. Prabowo mengingatkan, presistensi kepemimpinan harus diimbangi dengan sikap humanisme untuk mencapai solidaritas.

Standing ovation dari petinggi yang hadir, mengiringi akhir pidato Prabowo. Hal ini menjadi bukti optimisme Prabowo, bahwa bangsa Indonesia masih konsisten merawat pesan apa yang dipidatokan Sukarno pada sidang Umum PBB ke-15. General Assembly Hall terdengar riuh tepuk tangan. Diluar sana gegap gempita New York Times Square berlangsung seperti sediakala.     


Category: HANGOVER DEMOCRACY

Navigasi pos

← TIDAK PERNAH KEHILANGAN IDENTITASNYA, “RUMIT” SINGLE BARU ROCKET ROCKERS YANG PENUH GAIRAH
MENDUKUNG KAMPANYE “NO MUSIC FOR GENOCIDE”, PARAMORE TARIK KARYANYA DARI SEMUA PLATFORM DI ISRAEL →

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • RESMI DEBUT, PUTRA CHRIS MARTIN UNJUK GIGI DI INDUSTRI MUSIK GLOBAL
  • TELAH MELANGKAH SEPARUH DEKADE, HAZAR RILIS ALBUM PERDANA
  • INDONESIA MENJADI NEGARA PERDANA BLOKIR GROK AI MILIK ELON MUSK
  • JACKASS 5 RESMI TAYANG JUNI 2026
  • BASSIS LED ZEPPELIN LELANG BARANG PRIBADINYA, TERMASUK KOLEKSI IKONIKYANG PENUH SEJARAH

Komentar

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

TEMUKAN PERSPEKTIF TERBAIKMU DI SINI !

Hanya di Musikpolis, sajian berita up to date seputar musik dan ekosistemnya | Jangan ketinggalan dapatkan informasi tentang budaya, teknologi, pendidikan, beserta perkembangan pola hidup hanya di Urabpolis | Bentuk dan tumbuhkan jiwa National Pride kalian bersama Hangover Damocaray

© 2026 Long Live Our News | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme