Bangun Korelasi Yang Empiris, Antara Budaya Madura dan Psychedelic Rock
Lajhuni Munyi resmi merilis debutnya bertajuk “Bulan Molod”. Musisi asal pulau garam ini memperkenalkan identitas musikalnya. Dengan berpacu bersama irama psychedelic rock dileburkan muatan groove. Perpaduan tersebut menjadi karakter dalam karya perdananya. Bukan sekadar musik, karya ini membawa eksistensi budaya Madura. Lajhuni Munyi turut menjaga tradisi peringatan bulan Maulid. Pesan budaya tersebut hadir melalui narasi musikalnya.
“Bulan Molod” membingkai atmosfer Maulid masyarakat Madura. Aktivitas selamatan keliling rumah turut menjadi bagian cerita. Suasana musala digambarkan melalui atmosfer perayaan yang hangat. Praktik take and give juga hadir dalam perayaan. Pastinya, lirik berbahasa Madura terdengar sangat paten. Bahasa lokal memperkuat karakter tembang “Bulan Molod”. Karya ini menjadi debut dengan identitas budaya kuat. (red)
